escaperjourney

‘Lari’ Dari Kuala Lumpur

In planning on April 22, 2011 at 6:57 pm

KL Sentral-Bukit Jalil


Satu hal tidak akan saya lupakan dalam escape adalah membawa catatan perjalanan. Sudah berbundel-bundel buku mungil berganti dalam tas. Termasuk si Pink, notes kecil yang sekarang masih ada sisa kertasnya.

Di notes itu tercatat, ittenary yang harus saya lakukan bersama Nancy dan Agus di Singapore. Rencananya adalah dari Kuala Lumpur kami akan ke Singapore. Ada banyak cara menuju Singapore yaitu dengan kereta ataupun bus. Namun rupanya bus lebih murah dan cepat.

Kuala Lumpur merupakan daerah ‘jajahan’ baru sebenarnya buat kami. Namun, semua orang meyakinkan, kota itu aman bahkan untuk yang tidak pernah escape ke tempat itu.  Dan memang, mereka sangat rapih di dalam dan luar airport mulai dari sign board, keterangan, peta gratis semuanya tersedia.

Berdasarkan riset, perjalanan ke Singapore akan memakan waktu kurang lebih 6 jam. Artinya hari itu kami telah menghemat uang bermalam dengan memilih tidur di bus.

Biaya transport harus diperhitungkan jika lewat darat. Pemilihan bus tepat adalah kunci berhemat.

Salah satu rahasianya seperti ini,

- Perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Malaysia harganya lebih murah daripada perjalanan dari Singapore menuju Malaysia. Alasannya adalah Kuala Lumpur-Singapore kursnya menggunakan ringgit, sementara sebaliknya menggunakan dollar.

- Kalau memang jadwal pulang pergi sudah fix, lebih baik membeli tiket return Kuala Lumpur-Singaore-Kuala Lumpur. Harga busnya ada di kisaran RM 38-45 satu kali jalan. Sementara kalau pulangnya dari Singapore maka harganya bisa Rp.300 ribuan sekali jalan.

Sebenarnya dari airport, banyak jalan menuju ke semua tempat. Hanya tinggal memilih saja.

Berikut rencana ‘lari’ dari Kuala Lumpur:

05.00 pm Airport Kuala Lumpur

07.00 pm Airpot Kuala Lumpur – KL Center  RM 13 with Air Asia Sky Bus

(hampir semua bus dari airport akan berhenti di KL center, untuk melanjutkan ke tempat lain)

12.00 pm-06.00 Purudaya-Larkin Bus Terminal Singapore

07.00  Tidur di Hostel

Kebetulan di Singapore, kami memilih ABC hostel sebagai tempat tinggal sementara. Harganya murah hanya sekitar Sing$ 20 /malam, sudah dengan airpanas, free internet juga sarapan. Pemilihan ABC hostel juga berkaitan dengan letaknya yang strategis yaitu di kawasan Bugis. Dimana bejibun makanan murah di sekitarnya. Kami tidak perlu kelaparan.

Tapi rencana tinggal rencananya, untuk melaksanakannya entah bagaimana. Kami berpikir juga semakin sering tersesat akan lebih baik, toh ada seminggu di negeri orang.

Notes:

  1. Singapore memang terkenal mahal, namun sebenarnya semuanya bisa diatasi. Ada hostel-hostel khusus pelancong berbudget rendah seperti kami. Salah satunya adalah ABC hostel www.ABChostel.com. Untuk pemesanan bisa lewat online dan mereka ramah. Karena tinggal dalam kamar beramai-ramai bawa gembok mungil sendiri untuk mengamankan barang.  Untuk pilihan lainnya bisa membuka ini http://www.hostelworld.com/
  2. Dari airport Kuala Lumpur banyak stand yang memberikan pilihan bus menuju KL central dan tempat lain. Misalnya jika ingin ke Genting Highland, dataran tinggi yang terkenal dengan theme park, first world dan cassino, bahkan ke Penang maupun Ipoh, Malaka. Perhatikan jam keberangkatan Bus, supaya tidak terlalu malam. Kami tidak memilih ke Genting karena bus terakhir adalah Pk.06.00 waktu Malaysia.  Segala macam informasi tiket bisa di dapatkan di http://www.journeymalaysia.com/
  3. Waspadailah taxi di Malaysia, percayakan insting untuk naik kereta atau bus saja yang sudah ada tarifnya. Meskipun lebih halus daripada Indonesia, supir taxi di Kuala Lumpur suka memaksa. Mereka memasang tarif sendiri dan tidak mau menggunakan argo. Jangan berdebat dengan mereka karena hanya menghabiskan waktu dan kita akan dikeroyok banyak orang.
  4. Bawa selalu peta, data-data penting dalam tas kecil, ambil semua brosur dan informasi yang ada di jalan asalkan menyangkut data perjalanan. Oh ya, aktifkan google map. Belilah kartu baru untuk Blackberry sehingga bisa lebih murah.
  5. Kuala Lumpur memiliki dua buah airport, KLIA (Kuala Lumpur International Airport) dan LCCT (Low Cost Carrier Terminal). KLIA diperuntukkan pesawat dengan harga normal dan tradisional seperti Malaysia Airlines, Garuda Indonesia dan lain-lain.  Sementara LCCT untuk pesawat macam Air Asia. Sejujurnya memang hanya Air Asia yang di sana. Jadi browsinglah dengan kata kunci yang tepat untuk mencari kelanjutan transport. (rosallyn tanoyo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: